Nasional , News
Juliadi | Jumat 13 Dec 2019 08:16 WIB | 5052
Pangdam tiba di Poskout Satgas Yonif RK 136/TS di Desa Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB, dengan menggunakan kapal Terubuk.
“Tarian Cakalele tadi bagus sekali, karenanya itu harus terus dipelihara dan dilestarikan, sehingga kekayaan budaya kita ini bisa menjadi akar untuk menuju masa depan yang lebih baik,†terangnya.
Mayjen Fadhilah kemudian memberikan arahan dan motivasi kepada Prajurit Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti. Antara lain, kehadiran prajurit di daerah operasi diharapkan bisa mengayomi, menjaga dan melindungi warga masyarakat di sekitar
“Ingat! Harapan masyarakat begitu luar biasa kepada kalian (Prajurit). Karena itu, tetap lakukan tugas sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Yakni menjaga kedaulatan NKRI, melindungi segenap warga dan menjaga keutuhan wilayah,†pesan Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah.
Abituren Akmil 1988 ini kembali mengingatkan Prajurit Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang sudah jauh-jauh diberangkatkan dan ditugaskan untuk tidak cepat berpuas diri.
“Tinggal tiga bulan lagi kalian di sini. Jangan buat pelanggaran sekecil apapun. Apa yang sudah kamu lakukan selama ini sudah cukup baik. Dan tetap ingat 8 Wajib TNI, terutama poin ke-7, yakni jangan sekali sekali menakuti dan menyakiti atau melukai hati rakyat, sebalik malah harus menolong warga dan masyarakat,†ujar Fadhilah, seraya menambahkan kehadiran Prajurit di sini adalah untuk menghadirkan situasi yang aman dan kondusif.
Jenderal bintang dua yang sebelumnya menjabat Kapuspen TNI itu juga mengingatkan prajurit untuk terus memberikan pembelajaran kepada siswa sekolah, layanan kesehatan dan kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kalian juga harus memberikan kesan dan menularkan ilmu, kemampuan dan disiplin kepada masyarakat. Jangan malah kalian yang menjadi contoh yang tidak baik. Ingat! Waktumu tak lama lagi, tinggal 3 bulan, dan biasanya menjelang pulang sudah tidak fokus, karena pikirannya sudah di rumah. Jadi, tetap waspada dan siaga. Kerena kondisi yang sekarang aman, belum tentu 12 hari ke depan akan tetap aman,†pungkas Fadhilah.
Di akhir paparannya, Fadhilah mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, para tetua, Camat Kairatu, Polres dan aparatur pemerintahan yang telah bekerjasama dengan TNI guna menciptakan situasi yang baik dan kondusif.
Turut hadir di acara, di antaranya Danrem 151/Binaya, Kolonel Inf Hartono, SIP, Irdam I/BB, Kolonel Inf R Sidharta Wisnu Graha, SE, Asops Kasdam I/BB, Kolonel Inf Togu Parmonangan, Kakesdam I/BB, Kolonel Ckm dr Sutan Bangun, SpB, Asops Kasdam XVI/Ptm, Kolonel Inf Epy Gustiawan, Danbrigif 27/Nusa Ina, Kolonel Inf Mustakim, Kapolres SBB, AKBP Bayu Tarida Butar-Butar, SIK, Dansadik Dodiklatpur, Letkol Inf Tri Nugroho, Waasintel Kasdam XVI/Ptm, Letkol Arh Erwin Budi Saputra S, Pabung Kabupaten SBB, Mayor Inf D Mado, Pabung Kodim Persiapan, Mayor Inf Pantas Hutapea, Wadan Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS, Mayor Inf Hermanto, Danramil 1502-08/Kairatu, Kapten Arm Ismail Lestaluhu, Danpos Kout Satgas RK 136/TS, Kapten Inf Tarigan, Pasi Intel Satgas Raider 136/TS, Lettu Inf Asman Aritonang, SH, Kapolsek Kairatu, Iptu J Walalayo, Camat Kairatu, S Tutupoho, SE, Camat Kairatu Barat, SP Selfara, BA serta para aparatur Desa Kairatu dan Kairatu Barat.
Pukul 16.15 WIT, Pangdam I/BB beserta rombongan bertolak ke ASDP Dermaga Waipirit untuk menuju Pelabuhan Hunimua (Liang) Ambon. (Penrem 033)