Batam
Juliadi | Kamis 26 Sep 2024 17:31 WIB | 1086
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, Kamis (26/9/2024). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Untuk memastikan stok Elpiji 3 Kg untuk masyarakat di Kota Batam terpenuhi, Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Batam turun langsung ke lapangan memantau agen dan pangkalan.
Kepala Dinas perindustrian dan perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, sudah lima hari pihaknya turun ke lapangan memantau agen dan pangkalan Elpiji di Kota Batam.
"Memang saat pengisian ke pangkalan cepat habis, bukan tidak ada stok. Jadinya saat habis kita melakukan operasi pasar untuk memenuhi stok yang ada di wilayah tersebut, jika wilayah tersebut penuh. Barulah kita isi ke pangkalan yang ada," ungkapnya, kepada awak media di gedung Walikota Kota Batam, Kamis (26/9/2024).
"Saya berharap kepada masyarakat, tidak ada lagi panik buying. Kami sarankan tidak boleh lagi membeli dua tabung, cukup satu kali beli satu tabung saja di pangkalan," tambahnya.
Lanjutnya, pihaknya sudah menyampaikan surat himbauan kepada semua pangkalan yang ada di Kota Batam. Pangkalan tidak boleh lagi menjual tidak sesuai prosedur.
"Kalau merdu tidak sesuai dengan prosedur, berarti mereka menjual ke pengecer. Pengecer dalam hal ini tidak ditetapkan, tidak ada aturannya. Kami sampaikan di pangkalan, jika kami temukan di lapangan pengecer menjual, kita boleh sampaikan ke pihak berwajib," tegasnya.
"Kami umumkan ke UMKM yang tidak boleh lagi pakai LPG 3, kami sarankan mereka pakai yang warna pink saja, selama ini mereka tidak tau. Setelah kami umumkan ada dampak hukum, mereka jadi sadar terutama untuk restoran juga," tutupnya. (Adi)
Redaktur : ZB