Batam, News, Kepri

Berhari-hari Menunggu Antrian Masuk Kapal, Supir Truk dan Petugas Baku Pukul

Egi | Jumat 21 Mar 2025 18:04 WIB | 193

Polres/Ta dan Polsek
Hukum & Kriminal
Hari Raya/Hari Besar
Transportasi


Ilustrasi


Matakepri.com Batam - Seorang sopir truk mengangkut bahan logistik mengamuk di pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau pada, Selasa (18/3/2025) malam. Mereka mengaku sudah tertahan berhari-hari.


Kapolsek Nongsa Kompol Efendri Alie mengatakan, korban yang merupakan sopir truk ini sudah mengantri beberapa hari sebelum kejadian.


"Korban yang merupakan sopir truk dijanjikan oleh petugas pelabuhan Telaga Punggur untuk masuk ke dalam kapal pada, Minggu (16/3/2025). Namun korban batal berangkat dengan alasan slot untuk truk yang diberangkatkan melebihi dari kapasitas yang ditentukan," kata Alie, Kamis (20/3/2025) sore.


Lanjutnya, dengan alasan tersebut, supir truk kembali mengantri dan dijadwalkan kembali akan berangkat pada Selasa (18/3/2025).


"Saat dihari keberangkatan, supir truk kembali tidak bisa diberangkatkan oleh petugas pelabuhan. Korban melihat, petugas pelabuhan mendahulukan truk yang antrian di belakang korban. Melihat truk lain yang didahulukan, akhirnya korban mengamuk kepada petugas pelabuhan," ungkapnya.


"Seharusnya truk korban dijadwalkan untuk naik ke atas kapal. Dari pengakuan korban, truk korban disuruh petugas untuk menepi, lalu truk yang dibelakang disuruh maju untuk naik ke atas kapal. Hal itu yang membuat supir truk mengamuk dan terjadi baku pukul dengan petugas pelabuhan," sambungnya.


Dengan adanya kejadian tersebut, teman-teman supir truk dan petugas pelabuhan berupaya meredam kericuhan agar tidak terjadi perkelahian masal.


"Mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan kedua belah pihak," bebernya.


Alie menjelaskan, awalnya supir truk berusaha menyerang petugas kapal, namun supir truk yang menjadi korban pemukulan.


"Sebelumnya supir truk berusaha menyerang petugas kapal inisial MT, namun berhasil menghindar. Sebaliknya supir truk yang menjadi korban pemukulan," tuturnya.


Lanjutnya, sampai saat ini, diduga pelaku dari petugas kapal masih diamankan. Sementara korban yang mengalami luka robek sudah diberikan pengobatan.


"Sampai saat ini terduga pelaku masih diamankan untuk dimintai keterangan, sementara korban berobat jalan. Kondisi mata atas korban robek, dan lebam sehingga dapat mengganggu penglihatan," imbuhnya.(Egi)


Redaktur: ZB




Share on Social Media