Anambas, News, Kepri
Egi | Kamis 08 Oct 2026 15:55 WIB | 69
Kepolisian di Anambas bercerita dengan anak-anak (foto:ist)
Matakepri.co.id Batam - Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui patroli atau kegiatan formal. Di Kepulauan Anambas, kedekatan antara aparat kepolisian dan warga terlihat dalam sebuah momen sederhana yang sarat makna.
Sejumlah personel Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas, tampak berinteraksi dengan anak-anak di atas sebuah perahu dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Canda tawa dan senyum yang terukir menggambarkan hubungan harmonis antara polisi dan masyarakat pesisir.
Bagi warga kepulauan, laut dan perahu merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, kehadiran polisi hingga ke ruang-ruang aktivitas masyarakat menjadi bentuk pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kepercayaan publik.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Misbachul Munir, terus mendorong seluruh jajaran untuk mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan positif antara Polri dan warga.
Semangat itu diterapkan oleh Polsek Siantan di bawah kepemimpinan IPTU Dodi Setiawan, SH, MH. Kehadiran personel di tengah masyarakat menjadi bagian dari strategi pelayanan yang menekankan komunikasi dan interaksi langsung dengan warga.
“Kami ingin polisi hadir lebih dekat dengan masyarakat. Menyapa, mendengar, dan berinteraksi secara langsung merupakan bagian dari upaya membangun rasa aman dan kepercayaan, termasuk dengan anak-anak,” ujar IPTU Dodi Setiawan, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, kedekatan dengan anak-anak juga memiliki nilai penting dalam membangun citra positif kepolisian sejak dini. Polisi dikenalkan sebagai sosok yang ramah, bersahabat, dan siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi.
Momen sederhana di atas perahu tersebut menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang anggota Polri tidak selalu hadir dalam bentuk penegakan hukum atau kegiatan berskala besar. Kehadiran, sapaan, dan perhatian kepada warga juga menjadi bagian dari tugas pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Di wilayah kepulauan seperti Anambas, pendekatan humanis tersebut menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana namun kuat, bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari kehidupan masyarakat hingga ke pelosok pesisir. (Egi)
Redaktur: ZB