Batam
Juliadi | Selasa 09 Aug 2022 13:59 WIB | 1847
Karumkitban Batam, Letda Ondri Hartono CKM bersama Ka LPKA kelas II Batam, Novriadi, Selasa (9/8/2022)
Kepala Klinik Pratama Rumah sakit bantuan (Rumkitban) 01.08.03 TNI Angkatan Darat (AD), Batam, Letnan dua (Letda) Ondri Hartono CKM, mengatakan, tenaga kesehatan yang diturunkan ada 8 orang terdiri dari scanning, vaksinasi dan penginputan.
Menurut Letda Ondri, peserta yang sudah divaksin langsung diinput dan 15 menit sertifikat peserta sudah keluar diaplikasi PeduliLindungi.
"Di luar banyak, setelah divaksin sertifikatnya belum keluar, kami dari Rumkitban setelah divaksin dan didata tunggu 15 menit sertifikat sudah ada di PeduliLindungi. Yang penting ia buka PeduliLindungi," ungkap Letda Ondri.
Lanjut dikatakan Letda Ondri, jika ada masalah bisa menghubungi petugas Karumkitban dan petugas Karumkitban akan mencari permasalahan ada dimana.
"Warga binaan ini kan ada nomor KTPnya dan nomor Hpnya ganti-ganti, itu pasti tidak jumpa," jelas Letda Ondri.
Letda Ondri juga mengatakan, jenis vaksin sudah disiapkan semuanya sesuai kebutuhan peserta.
"Bagi masyarakat yang belum divaksin di luar, jangan takut datang ke Rumkitban. Rumkitban bukan pakai Kuota, siapa yang datang langsung kita vaksin, Kita buka dari pukul 08.00 Wib sampai 11.30 WIB," ungkap Letda Ondri.
Letda Ondri menghimbau, bagi masyarakat yang belum divaksin bisa datang ke Rumkitban atau juga dapat menghubunginya ke Nomor 081266565674.
(Adi)