Batam
Juliadi | Sabtu 05 Apr 2025 22:37 WIB | 94
Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad bersama para Wisman, Sabtu (5/4/2025). Foto: Ist
Matakepri.com, Batam - Untuk memastikan kelancaran arus masuk dan keluar penumpang, serta keamanan di area pelabuhan selama periode arus balik lebaran, Kepala Bidang Hubungan masyarakat Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kabidhumas Polda Kepri) selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2025, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Zahwani Pandra Arsyad, melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Batam Center untuk memantau kelancaran arus balik Lebaran 2025 dan kedatangan pengunjung Wisatawan mancanegara (Wisman), Sabtu (5/4/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Pandra menyampaikan bahwa situasi di wilayah hukum Polda Kepri saat ini aman dan kondusif. Operasi Ketupat Seligi 2025, yang berlangsung dari 26 Maret hingga 8 April 2025, berjalan lancar sebagai operasi kemanusiaan.
"Kami mengerahkan lebih dari 3.076 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik serta wisatawan," ungkapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa operasi ini juga menyasar tempat ibadah dan barang-barang berharga, serta menekankan pentingnya keamanan dan kelancaran lalu lintas.
"Kami ingin memastikan bahwa wisatawan baik dari mancanegara maupun nusantara dan pemudik merasa aman dan nyaman selama berada di Batam, sehingga mereka memiliki pengalaman yang positif dan berkesan," ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada hari ini, tercatat jumlah penumpang keberangkatan sebanyak 4.844 orang, sementara jumlah kedatangan mencapai 7.305 orang. Data ini menunjukkan tingginya aktivitas penumpang, terutama pada periode arus balik Lebaran.
Sementara itu, KPLP Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang, menyampaikan jumlah keberangkatan tertinggi terjadi pada tanggal 30, dengan perkiraan sekitar 4.000 orang. Dari jumlah tersebut, 1.006 orang adalah Warga Negara Asing (WNA). Sementara itu, kedatangan tertinggi terjadi pada tanggal 31, terutama dari WNA dengan jumlah sekitar 8.000 orang. Pembelian tiket untuk kedatangan ini umumnya dilakukan pada tanggal 1 dan 2 April.
"Jika digabungkan, total WNA yang datang berkisar 8.000 orang, sementara Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang berkisar 6.000 hingga 7.000 orang. Antusiasme masyarakat untuk bepergian ke luar negeri sangat tinggi, terlihat dari banyaknya yang mengejar tiket pesawat. Perbedaan harga tiket pesawat domestik dan internasional cukup signifikan," ujarnya.
Ia mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak kepolisian atas pengamanan di pelabuhan.
"Sinergitas antara kami dan pihak kepolisian sangat baik dan membantu, terutama dalam memberikan informasi kepada penumpang mengenai tempat keberangkatan dan kepulangan, terutama saat terjadi lonjakan penumpang," pungkasnya.
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menambahkan kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, serta memperkuat citra kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. (Adi)
Redaktur : ZB