Batam

Hendrik Calon Tunggal Ketua KORMI Batam, Siap Pimpin Periode 2025-2029

Juliadi | Rabu 10 Sep 2025 17:57 WIB | 1060

KONI/KORMI



Matakepri.com, Batam - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Batam sedang bersiap menyelenggarakan Musyawarah Kota (Muskot) untuk memilih ketua baru periode 2025–2029. 


Dalam rapat persiapan yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Batam pada Selasa (9/9/2025) malam, nama Hendrik, SH muncul sebagai calon tunggal yang diusulkan untuk memimpin KORMI Batam.


Musyawarah yang berlangsung hingga larut malam ini dihadiri oleh Ketua KORMI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin; Demisioner Ketua KORMI Batam, Mustaufiq, S.E., serta perwakilan dari 14 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang sudah terdaftar di KORMI Batam.

Masa kepengurusan KORMI Batam sebelumnya telah berakhir sejak April lalu. 


Menurut Mustaufiq, meskipun banyak pihak memintanya untuk melanjutkan, ia dan para ketua INORGA sepakat mendorong Hendrik sebagai calon tunggal. 


"Kami yakin, di bawah kepemimpinan beliau KORMI Batam akan lebih baik," ujar Mustaufiq.


"Kami bersepakat mengusulkan Hendrik, SH. sebagai calon tunggal karena KORMI juga butuh 'orang dalam'," tuturnya.


Meski menghadapi keterbatasan pendanaan, Mustaufiq menegaskan bahwa KORMI Batam tetap aktif selama masa kepemimpinannya. Berbagai kegiatan berhasil dilaksanakan berkat kekompakan dan dukungan para INORGA. Kegiatan tersebut antara lain partisipasi dalam perayaan ulang tahun Kota Batam, penanaman pohon jati di jalan utama, hingga pementasan seni tradisional di kawasan Dendang Melayu. 


"Walau tanpa anggaran resmi, kegiatan tetap berjalan berkat kekompakan. Saya optimis, dengan kepemimpinan baru nanti KORMI Batam bisa lebih solid dan berkembang," imbuhnya.



Sementara itu, Ketua KORMI Kepri, Wahyu Wahyudin, menyambut baik proses transisi ini. 


Ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi agar Muskot yang direncanakan akhir September atau awal Oktober dapat berjalan sukses. 


"Batam diharapkan jadi pionir olahraga kreasi masyarakat di Kepri. Kolaborasi dengan pemerintah, Dispora, dan Dispar juga sangat penting, apalagi olahraga rekreasi erat kaitannya dengan pariwisata," kata Wahyu. (***) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media