Batam, News, Kepri
Egi | Senin 06 Apr 2026 12:21 WIB | 409
Petugas evakuasi jenazah korban yang meninggal dunia di atas kapal (foto: petugas SAR)
Matakepri.co.id Batam - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Tanjungpinang melaksanakan operasi evakuasi medis (medevac) terhadap seorang penumpang KMP Sembilang yang mengalami kondisi kritis di perairan Pulau Lobam, Minggu (5/4/2026).
Korban diketahui bernama Jeffry Setiawan (40), warga Kedoya Utara, Jakarta Barat. Ia dilaporkan mengalami sesak napas berat sejak pukul 03.00 WIB saat kapal tengah berlayar dari Kuala Tungkal menuju Batam.
"Meski sempat mendapatkan bantuan oksigen dari kru kapal, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya tidak sadarkan diri sekitar pukul 05.00 WIB," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli, Senin (6/4/2026) pagi.
Informasi kedaruratan tersebut diterima pihak SAR pada pukul 05.55 WIB dari Hendri, petugas KSOP Kijang. Menindaklanjuti laporan itu, KPP Tanjungpinang langsung mengerahkan tim rescue berjumlah enam personel menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 11,3 mil laut dari Dermaga RBB Dompak.
"Tim SAR tiba dan berhasil merapat ke KMP Sembilang sekitar pukul 06.50 WIB. Namun, berdasarkan pemeriksaan awal di atas kapal, korban diduga telah mengalami henti napas dan henti jantung," bebernya.
Proses evakuasi korban dari kapal ke RBB selesai dilakukan pada pukul 07.35 WIB. Selanjutnya, korban dibawa menuju Dermaga Telaga Punggur, Batam, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
"Setibanya di dermaga sekitar pukul 08.05 WIB, tim dokter pelabuhan melakukan pemeriksaan intensif dan menyatakan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri," pungkasnya.
Dengan selesainya proses evakuasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 08.25 WIB. Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup, sementara seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai apresiasi atas kerja, (Egi)
Redaktur: ZB