Batam

Prakiraan Cuaca Batam 13 April 2026, Potensi Hujan Singkat di Tengah Suhu Terik

Juliadi | Senin 13 Apr 2026 00:07 WIB | 133

BMKG


Prakiraan Cuaca. (Foto : BMKG)


Matakepri.co.id, Batam -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Batam dan sekitarnya.


Pada Senin (13/4/2026), masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang cukup dinamis, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan pada jam produktif.


Memasuki pertengahan April, Batam diprediksi akan mengalami kondisi Cerah Berawan pada pagi hari. 


Namun, adanya konsentrasi uap air yang cukup tinggi di wilayah Kepulauan Riau memicu terbentuknya awan konvektif pada siang hari.

1. Suhu Maksimum: Mencapai 33°C pada pukul 13.00 WIB - 14.00 WIB.

2. Suhu Minimum: Berada di angka 25°C pada dini hari.

3. Kelembapan: Berkisar antara 70% hingga 95%, yang akan membuat udara terasa cukup gerah (humid).


Secara spesifik, beberapa wilayah seperti Batam Center dan Batu Ampar berpotensi mengalami hujan ringan bersifat lokal antara pukul 12.30 WIB hingga 15.00 WIB. 


Sementara itu, wilayah selatan seperti Sagulung dan Batu Aji diprediksi hanya akan mengalami kondisi berawan tebal tanpa curah hujan yang signifikan.


Bagi pelaku usaha transportasi laut dan nelayan, kondisi perairan di sekitar Batam terpantau relatif aman:

1. Tinggi Gelombang: Diprediksi dalam kategori rendah (0.5 hingga 1.2 meter).

2. Kecepatan Angin: Bertiup dari arah Timur ke Tenggara dengan kecepatan mencapai 20 knot.

3. Peringatan Dini: Meski gelombang rendah, waspadai potensi awan Cumulonimbus yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang secara mendadak dan angin kencang sesaat di perairan.


"Kami menyarankan warga yang akan bepergian pada siang hari untuk selalu menyiapkan jas hujan atau payung. Selain itu, mengingat suhu yang cukup terik di sela-sela cuaca berawan, penting untuk menjaga hidrasi tubuh guna menghindari heatstroke ringan," tulis laporan prakiraan cuaca tersebut.


Pihak otoritas juga mengingatkan agar masyarakat tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, mengingat meski ada potensi hujan, kondisi vegetasi yang kering di beberapa titik akibat cuaca panas beberapa hari terakhir dapat memicu penyebaran api dengan cepat saat tertiup angin kencang. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media