Batam, News, Pariwisata
Egi | Kamis 09 Jul 2026 15:58 WIB | 108
PHRI BPD Kepri buka pendaftaran calon ketua baru (foto: Egi)
Matakepri.co.id Batam - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah (BPD) Kepulauan Riau mulai membuka tahapan pemilihan Ketua PHRI Kepri untuk periode 2026–2031. Proses ini menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang.
Sekretaris PHRI BPD Kepri, Tedi Hermansyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda merupakan agenda organisasi yang rutin dilaksanakan setiap lima tahun sekali sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PHRI.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, pengurus telah membentuk Steering Committee (SC) yang bertanggung jawab mengawal seluruh tahapan hingga terpilihnya ketua baru.
“Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah sekaligus momentum untuk menentukan arah kepemimpinan PHRI Kepri lima tahun ke depan,” ujar Tedi, Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan, seluruh anggota PHRI Kepri memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon ketua. Meski tidak ada ketentuan khusus terkait masa keanggotaan, calon diharapkan memiliki pengalaman dan keterlibatan langsung dalam industri perhotelan maupun restoran.
Saat ini, jumlah anggota PHRI Kepri mencapai sekitar 150 perusahaan yang bergerak di bidang hotel, restoran, dan usaha pendukung pariwisata lainnya. Organisasi juga terus membuka ruang bagi pelaku usaha baru untuk bergabung sebagai anggota.
Menurut Tedi, keberadaan PHRI tidak hanya sebagai wadah bagi pelaku usaha hospitality, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Steering Committee Musda PHRI Kepri, Reni Novianti, menegaskan bahwa proses penjaringan calon ketua akan dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalisme.
Ia menilai, industri perhotelan dan restoran saat ini membutuhkan figur pemimpin yang mampu menjawab tantangan perubahan, baik dari sisi pengembangan usaha, peningkatan kualitas layanan, maupun penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“PHRI membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan anggota, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah, serta membawa organisasi semakin relevan dengan perkembangan industri hospitality,” kata Reni.
Selain itu, ia mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan Musda dan menjaga iklim organisasi yang harmonis demi terciptanya proses pemilihan yang sehat.
Sekretaris Steering Committee, Agi Arisetyawan, menambahkan bahwa pendaftaran bakal calon ketua dibuka mulai 9 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Para bakal calon diwajibkan melengkapi berbagai persyaratan administrasi, termasuk formulir pendaftaran, daftar riwayat hidup, serta dokumen pendukung lainnya yang telah ditetapkan panitia.
Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melakukan verifikasi berkas, seleksi administrasi, wawancara, hingga penetapan nama-nama calon yang berhak mengikuti proses pemilihan dalam Musda.
“Seluruh tahapan dirancang untuk memastikan kandidat yang maju memiliki kapasitas kepemimpinan dan pemahaman yang baik terhadap kebutuhan organisasi maupun perkembangan industri,” jelas Agi.
Nantinya, para kandidat akan diberikan kesempatan memaparkan visi dan misi sebelum dilakukan pemilihan oleh peserta Musda.
Melalui pelaksanaan Musda 2026, PHRI Kepri berharap dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi sektor perhotelan dan restoran terhadap pembangunan pariwisata di Kepulauan Riau.(Egi)
Redaktur: ZB