Batam
Juliadi | Jumat 09 Jan 2026 23:12 WIB | 913
Matakepri.com, Batam -- Sektor pendidikan vokasi di Kepulauan Riau kembali mencatatkan momentum penting dalam upaya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri. PT Astra Honda Motor (AHM) melalui Main Dealer PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) wilayah Kepulauan Riau, sukses menyelenggarakan ajang Kontes Siswa & Guru SMK Binaan Astra Honda Motor 2025.
Mengusung tema besar “Tingkatkan Kompetensi dan Wujudkan SDM Unggul”, kompetisi ini bukan sekadar ajang adu bakat tahunan. Kegiatan ini merupakan pilar strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi otomotif global, khususnya pada teknologi sepeda motor Honda.
Perjalanan para peserta untuk mencapai tahap regional tidaklah instan. Sejak November 2025, atmosfer kompetisi sudah terasa di lima SMK mitra binaan AHM yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau. Tercatat sebanyak 114 siswa kelas XII dan 17 guru produktif mengikuti seleksi tahap pertama di sekolah masing-masing.
Penyaringan ketat tersebut menyisakan 15 siswa terbaik (tiga siswa dari tiap sekolah) dan lima guru yang kemudian melaju ke babak Final Regional di Main Dealer PT CDN pada 22 Desember 2025. Di sinilah kemampuan mereka benar-benar diuji hingga batas maksimal, mencakup penguasaan teori secara daring hingga ujian praktik meja yang mendalam.
Standar penilaian yang diterapkan mengacu pada standar kompetensi teknis kelas dunia milik Honda. Para peserta diwajibkan menguasai lima pilar utama teknologi sepeda motor: Pengetahuan Umum, Engine (Mesin), Electrical (Kelistrikan), Chassis (Rangka), serta Fuel System (Sistem Bahan Bakar).
Khusus untuk kategori guru, tantangan yang diberikan jauh lebih kompleks. Selain kemampuan teknis seperti troubleshooting dan maintenance service, para guru juga dinilai dari kemampuan pedagogis atau praktik mengajar. Hal ini bertujuan agar tenaga pendidik tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga mahir dalam mentransfer ilmu kepada para siswa di ruang kelas.
Hasil evaluasi komprehensif menetapkan para pemenang yang tampil impresif sepanjang kompetisi. Pada kategori siswa, Muhammad Ikhsan dari SMK Hang Nadim Batam berhasil menyabet gelar Juara 1, disusul oleh rekan satu sekolahnya, Rian Andika di posisi kedua, dan Muhammad Raihan dari SMKN 3 Batam di posisi ketiga.
Sementara itu, pada kategori guru, dominasi SMKN 3 Batam terlihat jelas dengan keberhasilan Budi Hendrika, M.Pd.T meraih posisi Juara 1. Posisi kedua ditempati oleh Alvion dari SMKN 3 Tanjungpinang, dan Juara 3 diraih oleh Deswira Narti dari SMK Hang Nadim Batam.
Budi Hendrika mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
“Technical Skill Contest ini adalah wadah pembuktian bagi kami sebagai pendidik. Keberhasilan ini bukan sekadar piala, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar lulusan kami benar-benar siap bersaing dan memiliki daya tawar tinggi di dunia kerja,” tegasnya.
Meski gelar juara regional telah diraih, perjuangan sesungguhnya baru saja dimulai. Para pemenang utama akan mewakili Kepulauan Riau untuk bertarung di tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 10–11 Februari 2026.
Sebagai bentuk keseriusan, PT Capella Dinamik Nusantara telah menyiapkan program pembekalan intensif (karantina) yang akan dilaksanakan pada 26 Januari hingga 6 Februari 2026. Program ini dirancang untuk memoles kembali detail kemampuan teknis dan mentalitas juara para delegasi Kepri sebelum diberangkatkan pada 8 Februari 2026.
Johandi, Technical Service Manager PT CDN, menyampaikan optimisme besarnya.
“Kontes ini adalah wujud nyata komitmen Honda dalam mencetak SDM unggul. Kami percaya bahwa sinergi antara dunia industri dan pendidikan adalah kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui peningkatan kompetensi ini, kami berharap lulusan SMK Binaan Honda tidak hanya menjadi pekerja, tapi menjadi teknisi andal yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (Adi)