News
| Selasa 11 Apr 2017 11:26 WIB | 2362
MATAKEPRI.COM, Jakarta- Presiden Joko Widodo menerima
laporan ihwal teror yang diterima penyidik senior KPK Novel Baswedan.
Presiden mengecam penyiraman air keras kepada Novel.
"Tadi pagi sudah menginformasikan kepada Presiden mengenai informasi
ini," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi di Rumah
Sakit Mitra Keluarga, Jakarta Utara, Selasa 11 April 2017.
Novel dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga. Menurut Johan, usai
menjenguk Novel, kondisi Novel memprihatinkan. Ia menderita luka serius
di mata kiri.
"Kalau benar bahwa itu perlakuan pihak-pihak yang ingin menghambat tugas
Mas Novel di KPK, tentu harus dikecam keras. Ini cara yang tentu
tidak bisa dibiarkan," ujar Johan.
Johan berharap polisi menemukan penyiram air keras kepada Novel. "Sekaligus orang di belakang pelaku itu," cetus Johan.
Orang tak dikenal menyiram air keras ke muka Novel saat ia pulang usai
salat Subuh di masjid dekat rumahnya. Pelaku disinyalir dua orang dan
mengendari sepeda motor.
Kasus yang saat ini sedang ditangani Novel adalah korupsi anggaran
pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Dalam dakwaan Irman
dan Sugiharto disebut sejumlah pejabat menerima uang dari proyek KTP-el. (***)