Batam, Pendidikan
1.100 Sembako Disalurkan, Amsakar Dorong Pendidikan di Pulau
Juliadi |
Sabtu 04 Oct 2025 18:34 WIB
|
1471
Pemko Batam
Wali Kota/Wakil Wali Kota
Pendidikan
Wali Kota/Kepala BP Batam, Sabtu (4/10/2025). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa fokus utama pembangunan daerah kini adalah pendidikan, khususnya bagi generasi muda di wilayah kepulauan (hinterland). Hal ini disampaikan saat menyalurkan 1.100 paket sembako dalam program 'Baznas Batam Berbagi Peduli Hinterland' di Masjid Jami’ At-Taqwa, Belakang Padang, Sabtu (4/10/2025).
Amsakar mengungkapkan cita-cita besarnya untuk memastikan setiap pulau melahirkan tokoh berpendidikan melalui program "Satu Pulau Satu Sarjana."
Ia menilai, ilmu adalah kunci untuk mengubah masa depan di dunia maupun di akhirat.
"Saya ingin di setiap pulau ada anak-anak kita yang bisa menjadi sarjana. Ini penting agar mereka punya kesempatan mengubah hidup. Jawabannya hanya satu: ilmu," tegas Amsakar.
Visi ini didukung penuh oleh berbagai program beasiswa yang telah diluncurkan Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Walikota Li Claudia Chandra, termasuk beasiswa prestasi (SNBP), beasiswa khusus hinterland, dan bantuan pendidikan bagi siswa DTKS.
Dalam kesempatan itu, Amsakar secara terbuka mengapresiasi kinerja Baznas Batam yang kini semakin strategis dan sejalan dengan program pemerintah.
Ia menyebut peran Baznas sangat penting dalam membantu mengatasi persoalan sosial seperti kemiskinan, pengangguran, dan pendidikan.
“Alhamdulillah, pengurus Baznas sekarang sudah satu langkah dengan pemerintah. Kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk di Belakang Padang hari ini,” ujarnya.
Amsakar berharap, masyarakat hinterland dapat memanfaatkan peluang pendidikan ini sebaik-baiknya, seraya berpesan agar masyarakat terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan sebagai modal kolektif untuk memajukan Batam.
Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, membenarkan bahwa program mereka tidak hanya menyentuh sembako, tetapi juga merambah ke bidang pendidikan dan sosial sebagai wujud kepedulian bersama.
"Batam adalah rumah kita bersama. Karena itu, sudah seharusnya kita saling peduli dan berbagi," tutupnya.
Redaktur : ZB
Share on Social Media