Batam

May Day 2026: Wali Kota Batam Amsakar Achmad Tekankan Keseimbangan untuk Stabilitas Ekonomi

Juliadi | Jumat 01 May 2026 13:29 WIB | 150

Unjuk Rasa
Ormas/LSM/Paguyuban/Komunitas
Pemko Batam


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.(Foto : Adi)


Matakepri.co.id, Batam -- Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Dataran Engku Putri, Batam, menjadi momentum bagi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (1/5/2026).


Ia menegaskan bahwa keseimbangan kepentingan adalah kunci utama dalam mempertahankan stabilitas ekonomi daerah.


Ia mengatakan bahwa penetapan Upah Minimum Kota (UMK) tahun ini merupakan salah satu pencapaian paling membanggakan selama masa kepemimpinannya. 


Ia mengklaim kebijakan tersebut sebagai keputusan paling kondusif dalam kurun waktu satu dekade terakhir.


“Keputusan UMK yang ditetapkan kemarin menjadi salah satu yang paling kondusif selama 11 tahun saya memimpin Batam. Kita memilih jalan tengah yang mempertemukan kepentingan pekerja dan pengusaha,” ujarnya.


Ia mengungkapkan bahwa proses diskusi kini mulai merambah ke aspek-aspek komponen upah yang lebih kompleks sebuah upaya nyata dari pemerintah untuk memperluas rasa keadilan bagi para buruh di Batam.


Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut dibarengi dengan tantangan yang tidak ringan. Batam kini menjadi salah satu dari lima besar daerah tujuan migrasi nasional, sejajar dengan kawasan industri besar seperti Bekasi, Bogor, Bandung, dan Tangerang.


Ia mengajak seluruh elemen, baik buruh maupun pelaku usaha, untuk terus berkolaborasi. Menurutnya, stabilitas ekonomi global dan lokal hanya bisa dijaga jika seluruh komponen masyarakat Batam memiliki rasa kepemilikan yang sama terhadap kota ini.


“Batam adalah rumah kita bersama. Kita yang menjaga, merawat, dan membangun kota ini agar semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media