Batam, News, Kepri
Egi | Minggu 07 Jun 2026 22:26 WIB | 129
Kepala KSOP Batam M Takwim Masuku jelaskan penyelamatan ABK kapal (foto: Egi)
Matakepri.co.id Batam - Kecelakaan laut terjadi di perairan Selat Singapura, tepatnya di wilayah perbatasan antara Batam, Kepulauan Riau, dan Singapura. Sebuah kapal kargo bernama Golden Star 1 dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran saat berlayar, Sabtu (6/6/2026).
Beruntung, seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah sembilan orang berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi yang dilakukan oleh petugas di tengah kondisi laut yang ramai dilintasi kapal-kapal internasional.
Proses penyelamatan dilakukan oleh petugas KN 376 milik KSOP Khusus Batam. Dalam rekaman video evakuasi, para ABK terlihat terombang-ambing di laut menggunakan jaket pelampung sambil menunggu pertolongan. Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi seluruh korban untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kapal kargo berbendera Tanzania tersebut mengangkut sebanyak 107 kontainer. Kapal berlayar dari Singapura menuju Pasir Gudang, Malaysia.
Namun saat melintas di perairan perbatasan Batam dan Singapura, kapal mengalami kebocoran pada bagian haluan atau depan kapal. Air laut yang masuk ke dalam lambung kapal menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.
Kepala Kantor KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan setelah menerima laporan kejadian, unsur patroli dari Pangkalan PLP Tanjung Uban langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta penanganan terhadap kontainer-kontainer yang terlepas dari kapal.
Menurutnya, keberadaan kontainer yang terapung di laut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, mengingat Selat Singapura merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
“Langkah pengamanan segera dilakukan untuk memastikan kontainer yang jatuh ke laut tidak mengganggu lalu lintas kapal yang melintas di kawasan tersebut,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tenggelamnya kapal Golden Star 1. Seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Hingga saat ini, KSOP Khusus Batam bersama Pangkalan PLP Tanjung Uban masih melakukan pemantauan dan pengamanan terhadap kontainer yang tercecer di laut guna mencegah gangguan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Selat Singapura.(Egi)
Redaktur: ZB