Batam, News

Rumah Makan Gratis Batam Genap Dua Tahun, HB Foundation Siapkan Program Pendidikan dan Rumah Singgah

Riki | Jumat 18 Sep 2026 15:25 WIB | 108



Program Rumah Makan Gratis yang ditaja HB Foundation. (Foto: istimewa)


Matakepri.com, BATAM – Yayasan Heri Bujang Bertuah atau HB Foundation memperingati dua tahun program Rumah Makan Gratis Batam yang rutin digelar setiap Jumat di kawasan Sekupang, Batam. Selama dua tahun, program tersebut menargetkan pembagian 250 hingga 300 porsi makanan setiap Jumat dan ke depan akan dikembangkan ke bidang pendidikan serta rumah singgah.

Program Rumah Makan Gratis Batam yang diprakarsai Yayasan Heri Bujang Bertuah atau HB Foundation genap berjalan selama dua tahun pada Jumat (18/9/2026).

Program sosial tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Jumat mulai pukul 10.00 WIB hingga makanan yang disediakan habis. Dalam setiap pelaksanaannya, HB Foundation menargetkan 250 hingga 300 porsi makanan untuk masyarakat di sekitar Sekupang.

Pendiri HB Foundation, Heri Bujang mengatakan yayasan tersebut telah memiliki legalitas dan ke depan akan mengembangkan kegiatan di bidang sosial.

"Jadi secara legalitas kita sudah ada yayasan. Dan untuk program awal ini kita baru berjalan di program Rumah Makan Gratis. Jadi di HB Foundation itu, ke depannya kita akan bergerak di bidang sosial," ujarnya.

Ia mengatakan Rumah Makan Gratis Batam dapat berjalan secara konsisten selama dua tahun berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya Harumas, Sahabat Inspirasi, organisasi lainnya serta para donatur.

Selain program makanan gratis, HB Foundation juga menggelar kegiatan kolaborasi sosial setiap tiga bulan. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak dan menyediakan berbagai layanan serta bantuan bagi masyarakat.

Program kolaborasi itu di antaranya pembagian makanan, potong rambut, pemberian susu, layanan BPJS Kesehatan, pakaian layak pakai, hingga es krim untuk anak-anak.

Untuk pakaian layak pakai, HB Foundation mengumpulkannya dari masyarakat sekitar melalui informasi kepada tetangga, teman dan sejumlah perkumpulan. Selain pakaian, masyarakat juga dapat menyumbangkan mainan anak-anak yang masih layak digunakan.

"Jadi kita info ke tetangga, ke teman-teman, ke perkumpulan-perkumpulan, kalau ada pakaian bekas, mainan anak-anak, atau pakaian yang layak pakai, ya kita siap tampung, yang nantinya akan kita salurkan ke masyarakat," ujarnya.

Heri mengatakan untuk saat ini HB Foundation belum membuka donasi secara publik. Dukungan masih berasal dari relasi dan pihak yang ingin bergabung dalam kegiatan sosial tersebut.

"Karena saya tidak pernah buka open donasi secara publik. Ya saat ini hanya relasi saja teman-teman yang mau ikut bergabung. Gitu aja," katanya.


Program Rumah Makan Gratis saat ini masih dipusatkan di satu lokasi di Sekupang. Menurut Heri, rencana membuka kegiatan serupa di sejumlah kecamatan di Batam membutuhkan tim dan dukungan yang lebih besar.

"Untuk saat ini masih di sini dan kebetulan juga lokasi kita ini kantor kita atau yayasan HB Foundation. Setiap Jumat itu kira-kira berapa porsi nasi yang dibagikan? Oke, kita rutin setiap Jumat kita targetin 250 sampai 300 porsi," ujarnya.

Terkait dukungan pemerintah daerah, Heri mengatakan hingga saat ini HB Foundation belum menerima kontribusi berupa donasi dari pemerintah. Ia menyebut yayasan tetap menjalankan kegiatan secara mandiri dan tidak mengajukan permintaan donasi kepada pemerintah.

"Untuk saat ini belum. InsyaAllah ke depan ada," katanya.

Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Harapan ke depan, pertama saya pribadi, keluarga beserta tim yang menjalankan Jumat Berkah ini diberi kesehatan, kekuatan, kemudian konsisten," ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan kegiatan sosial membutuhkan komitmen dari orang-orang yang terlibat.

"Karena kegiatan ini namanya kegiatan sosial itu digerak dari hati. Tidak bisa kita paksakan," katanya.

HB Foundation juga menyiapkan sejumlah program sosial untuk dikembangkan ke depan, termasuk pendidikan keterampilan dan nonketerampilan serta rumah singgah.

"Nah, ke depan dengan banyaknya antusias masyarakat yang mau bergabung, insyaallah kita akan buka di program-program pendidikan, seperti nanti pendidikan skill dan non-skill. Dan insyaallah nanti kita juga berusaha untuk menyiapkan rumah singgah, ya itu program-program yang akan datang," ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sekupang dan Batam.

"Kemudian harapan kami juga, kami konsisten untuk memberi bantuan ke masyarakat walaupun tidak seberapa bagi kami. Untuk orang-orang yang membutuhkan itu sangat-sangat berarti bagi mereka. Itu saja," katanya. (Riki)

Redaktur: ZB



Share on Social Media

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait