Batam
Juliadi | Jumat 29 Aug 2025 23:35 WIB | 1028
Kegiatan Bina Santri Lapas, Kamis (28/8/2025). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Suasana penuh semangat dan inspirasi terasa di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam saat Yayasan Dompet Dhuafa menyelenggarakan kegiatan Bina Santri Lapas dengan menghadirkan para juara Olimpiade Robotic tingkat SMP dalam program Gali Potensi dari Cerita Inspiratif (GAPOCI).
Kegiatan dibuka dengan ice breaking yang dipandu oleh Ustadz Tengku Raziq bersama Kak Ripay. Anak binaan larut dalam keceriaan, tawa, dan kebersamaan yang mencairkan suasana. Setelah itu, anak binaan diajak menonton video inspiratif tentang hubungan erat antara perkembangan teknologi dan peran besar tokoh-tokoh Islam terdahulu. Tayangan ini membuka wawasan anak binaan bahwa kemajuan teknologi modern sesungguhnya tidak terlepas dari sumbangsih ilmuwan muslim di masa lalu.
Rasa kagum anak binaan semakin bertambah ketika mereka diperlihatkan langsung bagaimana robot karya robotic cilik Reyyan, Reishan, dan Dzaki dapat beroperasi. Antusiasme terpancar dari wajah anak binaan yang menyaksikan langsung kecanggihan teknologi hasil karya generasi muda.
Melalui program GAPOCI ini, anak binaan diharapkan dapat terinspirasi untuk terus berkreasi, belajar, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan ini juga menekankan bahwa iman dan teknologi saling berkaitan: Islam mendorong pengembangan serta pemanfaatan teknologi untuk kebaikan manusia dan kemajuan peradaban, dengan tetap menjunjung tinggi etika moral dalam penggunaannya.
Kepala LPKA Batam, Faizal Gerhani Putra, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Bina Santri Lapas yang digagas Dompet Dhuafa.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif untuk memotivasi anak binaan agar terus mengasah potensi diri, menumbuhkan karakter islami, sekaligus membuka wawasan tentang pentingnya penguasaan teknologi. (Adi)
Redaktur : ZB