Batam

Transformasi Batin di Balik Jeruji: Anak Binaan LPKA Batam Diajak Putus Rantai Masa Lalu

Juliadi | Jumat 26 Sep 2025 17:12 WIB | 959

Lapas/Rutan/LPKA/LPP


Kegiatan Misa Katolik di LPKA Batam, Selasa (23/9/2025). Foto : Humas LPKA Batam


Matakepri.com, Batam -- Sebuah Misa Katolik yang menyentuh hati dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam. 


Dengan tema “Turning Back,” misa yang diselenggarakan oleh Kelompok Bina Iman (KBG) Santo Arnoldus Jansen ini membawa pesan psikologis yang kuat: kebebasan sejati dimulai dari keberanian meninggalkan masa lalu.


Misa yang berlangsung khidmat pada hari Selasa di Gereja Oikumene LPKA Batam ini menjadi momen refleksi bagi anak-anak binaan untuk mengevaluasi perjalanan hidup mereka.


Dalam khotbahnya, Romo tidak hanya berbicara soal dogma, tetapi juga tentang rintangan emosional dan spiritual. Romo menyoroti ayat kunci Lukas 9:62: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”


Pesan Romo sangat lugas: menoleh ke belakang di sini adalah gambaran dari keterikatan pada kebiasaan negatif, rasa cemas berlebihan pada hal-hal duniawi, atau keinginan untuk kembali ke lingkaran kehidupan lama. Hal-hal ini dianggap sebagai rantai yang menghambat transformasi pribadi.


Romo mempertegas dengan kisah istri Lot yang berubah menjadi tiang garam sebagai peringatan keras: ketidakmampuan untuk melepaskan masa lalu dapat mengancam masa depan dan keselamatan.


Awal Baru di Balik Tema "Turning Back"
Kegiatan dimulai dengan pujian yang dipimpin Ibu Lia, menciptakan suasana pengharapan. Sesi sharing yang dipandu Ibu Vivi juga berhasil membangun rasa kebersamaan.


Tema “Turning Back” justru diartikan sebagai langkah radikal ke depan. Ini adalah ajakan untuk secara aktif percaya, taat, dan berani memutuskan segala sesuatu yang menghalangi persekutuan dengan Allah dan secara praktis, menghalangi mereka menjadi pribadi yang lebih baik.


Misa diakhiri dengan doa bersama. Harapannya, pesan hari ini dapat menjadi bekal batin bagi anak-anak LPKA, membimbing mereka untuk memilih keberanian menata masa depan daripada terus terbelenggu oleh bayangan masa lalu. (Adi) 



Redaktur : ZB



Share on Social Media