Batam, Pendidikan
Juliadi | Sabtu 13 Dec 2025 21:02 WIB | 1390
Rektor ITEBA bersama Ketua Pembina Yayasan, Asman Aabnur
Matakepri.com, Batam -- Institut Teknologi Batam (ITEBA) kembali mengukuhkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten di kancah global. Sebanyak 162 wisudawan dan wisudawati dari Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Teknologi Informasi resmi dilepas pada Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Keempat ITEBA Tahun 2025, yang diselenggarakan di Batam Marriott Hotel, Harbour Bay, Sabtu (13/12/2025).
Rektor ITEBA, Prof. Dr. Ing. Ir. H. Hairul Abral, M.Sc., Ph.D., menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan institusi dalam menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi pada pembangunan bangsa.
“Jumlah lulusan yang dicetak tahun ini merupakan bukti keberhasilan institusi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ujar Prof. Hairul.
Tercatat, Program Studi Sistem Informasi menjadi penyumbang lulusan terbanyak pada wisuda tahun ini, dengan 40 wisudawan/ti. Disusul oleh Desain Komunikasi Visual (DKV) 37, Manajemen Rekayasa 29, Teknik Industri 21, Matematika 19 dan Teknik Komputer 16 lulusan.
Prof. Hairul juga menyoroti peningkatan minat pada Program Studi Teknik Industri pasca-akreditasi yang membaik. Selain itu, ITEBA terus mengembangkan diri dengan penambahan dua program studi baru: Bisnis Digital dan Perdagangan Internasional.
“Kami berharap para lulusan tahun 2025 ini dapat menjadi agen perubahan, membawa nama baik almamater, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, nusa, dan pembangunan nasional,” tutur Prof. Hairul.
Di tempat yang sama, Ketua Pembina Yayasan, Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si., menekankan pentingnya ITEBA untuk segera beradaptasi dengan tuntutan teknologi terkini, yakni Industrial Revolution 5.0 atau Society 5.0.
Asman Abnur menegaskan bahwa perguruan tinggi yang tidak bergerak cepat mengadopsi kemajuan teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan IoT, akan tertinggal.
“Apalagi sudah ada yang namanya AI, 5.0, jadi kita enggak ketinggalan,” tegasnya.
Ia menyebut era Society 5.0, yang mengintegrasikan ruang siber dan fisik untuk menyelesaikan masalah sosial, sebagai kebutuhan mendesak saat ini. ITEBA didorong untuk melengkapi alat riset yang memadai setara standar internasional guna mencetak lulusan yang siap bersaing dalam ekosistem digital. (Adi)
Redaktur : ZB