Batam, News
Riki | Selasa 28 Oct 2025 16:56 WIB | 1183
Panda Club Batam. (foto: ist)
Matakepri.co.id, Batam - Puluhan petugas gabungan Bea dan Cukai Batam bersama Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar razia mendadak di tempat hiburan malam (THM) Panda Club, yang berlokasi di lantai dua One Batam Mall pada Senin (27/10/2025).
Dari hasil penggerebekan, petugas mengamankan puluhan botol minuman beralkohol diduga tanpa pita cukai resmi.
Sekitar pukul 22.30 WIB, dentuman musik di dalam klub tiba-tiba dihentikan. Seluruh lampu dinyalakan, dan puluhan petugas berseragam memasuki ruangan sambil menunjukkan surat penggeledahan resmi. Pemeriksaan berlangsung ketat di area bar, ruang tamu, hingga gudang penyimpanan.
Petugas memeriksa satu per satu botol minuman, baik yang tersusun di rak bartender maupun di meja pengunjung. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah botol tanpa label cukai, indikasi kuat bahwa minuman tersebut diduga beredar secara ilegal.
Sementara itu, tim Imigrasi Batam turut memeriksa area lantai dua yang diduga menjadi tempat tinggal warga negara asing (WNA). Petugas juga memeriksa sejumlah kamar yang diduga digunakan oleh Ladies Companion (LC) atau pemandu tamu. Namun, dari hasil pengecekan, tidak ditemukan LC asing — hanya satu orang WNA asal Tiongkok yang kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi.
Di lantai satu, petugas Bea dan Cukai menemukan sebuah ruang penyimpanan miras yang dikunci oleh pihak manajemen. Setelah diminta membuka ruangan dan tidak mendapat respons kooperatif, petugas akhirnya membuka paksa gudang tersebut. Dari dalamnya, ditemukan puluhan botol minuman keras tanpa cukai yang kemudian disita sebagai barang bukti.
Selain itu, petugas juga menemukan mobil Mitsubishi Xpander warna abu-abu dengan nomor polisi BP 1075 GO yang di dalamnya terdapat puluhan botol miras serupa. Pihak manajemen sempat menolak menyerahkan kunci kendaraan tersebut, sehingga petugas mendatangkan mobil derek untuk membawa kendaraan ke Kantor Bea dan Cukai Batam guna pemeriksaan lanjutan.
Operasi gabungan berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. Sejumlah karyawan Pub Panda tampak meninggalkan lokasi, sementara pihak manajemen dan satu warga asing dibawa petugas untuk pemeriksaan lanjutan. (red)
Redaktur: ZB