Batam, News

Amsakar - KADIN: Perkuat Sinergi 2026

Riki | Rabu 28 Jan 2026 13:31 WIB | 936

BP Batam
Kadin


Pertemuan BP Batam dan Kadin, Selasa (27/1/2026). Foto : Adi


Matakepri.com, Batam Tren positif ekonomi Batam semakin tak terbendung. Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad, Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan investasi fantastis senilai Rp68,3 triliun hingga awal tahun 2026. Angka ini melampaui target sebesar 115% dan menjadi sinyal kuat bahwa Batam tetap menjadi magnet investasi utama di Asia Tenggara.


Momentum keberhasilan ini diperkuat melalui kunjungan audiensi pengurus baru KADIN Kota Batam dan KADIN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Kantor BP Batam pada Selasa sore (27/1/2026). Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, melainkan ajang sinkronisasi strategi untuk menghadapi tantangan global tahun 2026.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memaparkan perkembangan makro ekonomi yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Batam saat ini mencapai 6,89%, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di angka 6,6%.

“Capaian investasi kita mencapai 115% dari target. Ini membuktikan tata kelola kita sudah berada di jalur yang benar (on the track). Dampaknya nyata: angka pengangguran turun dan tingkat kemiskinan di Batam berkurang,” ujar Amsakar.


Dalam diskusi tersebut, isu kebijakan tarif resiprokal dari pemerintahan Amerika Serikat di bawah Donald Trump menjadi sorotan, terutama dampaknya terhadap industri solar panel di Batam.


Menanggapi keresahan para pelaku usaha, Amsakar mendorong KADIN untuk lebih lincah dan berani mengambil langkah terobosan.


“Jangan hanya bergantung pada pasar Amerika. Kita harus agresif mencari pangsa pasar alternatif. Potensi ekspor kita ke negara-negara lain masih sangat luas,” tegasnya.


Meski ekonomi tumbuh pesat, Amsakar mengingatkan bahwa kenyamanan investasi harus dibarengi dengan perbaikan infrastruktur dasar. BP Batam berkomitmen memprioritaskan tiga isu krusial:

  1. Penanganan titik banjir di area strategis.

  2. Ketersediaan air bersih yang konsisten bagi industri dan warga.

  3. Pengelolaan sampah berbasis ekosistem yang berkelanjutan.


Komitmen Kolaborasi KADIN 2026

Ketua KADIN Kota Batam periode 2025 - 2030, Roma Nasir Hutabarat, mengapresiasi keterbukaan BP Batam dalam melibatkan pengusaha.


Sementara itu, Ketua KADIN Provinsi Kepri, Mustava, menekankan pentingnya energi positif dalam membangun daerah.


“Batam butuh kolaborasi kuat. KADIN siap memastikan setiap program kami relevan dengan arah pembangunan Batam di masa depan,” pungkas Mustava. (Adi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media