Batam, News, Kepri

ImmiCare Kembali Bantu Warga, Urus Paspor Lebih Mudah Bagi Pasien

Egi | Senin 06 Apr 2026 22:42 WIB | 516

Imigrasi
RSUD/Rumah Sakit/Puskesmas


Petugas Imigrasi Batam melaksanakan program Immicare bagi warga Batam yang sedang sakit (foto: Humas Imigrasi)


Matakepri.co.id Batam - Untuk kesekian kalinya, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam kembali menghadirkan layanan ImmiCare, sebuah inovasi jemput bola yang memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen Keimigrasian, khususnya bagi pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Program ini menjadi solusi bagi pemohon yang memiliki keterbatasan kondisi kesehatan dan tidak memungkinkan datang langsung ke kantor Imigrasi. Melalui ImmiCare, petugas Imigrasi turun langsung ke Rumah Sakit guna melakukan perekaman data biometrik serta verifikasi dokumen, sehingga proses pembuatan paspor tetap dapat dilakukan.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad melalui Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana mengatakan, layanan ini sangat membantu, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis ke luar negeri secara mendesak.


"Dengan adanya ImmiCare, proses administrasi dapat diselesaikan tanpa harus memindahkan pasien, yang berpotensi membahayakan kondisi kesehatannya.

Dari sisi prosedur, keluarga pasien cukup mengajukan permohonan melalui Rumah Sakit yang telah bekerja sama dengan Imigrasi Batam," kata Kharisma, Senin (6/4/2026) siang.

Pihak Rumah Sakit kemudian menerbitkan surat permohonan resmi kepada Kantor Imigrasi. Petugas ImmiCare yang siaga 24 jam akan segera menindaklanjuti permintaan tersebut.

"Selanjutnya, keluarga diminta melengkapi dokumen pendukung, seperti identitas pemohon dan persyaratan pembuatan paspor. Setelah berkas diverifikasi, petugas akan menjadwalkan kunjungan ke rumah sakit untuk melakukan wawancara serta perekaman data biometrik secara langsung," bebernya.


ImmiCare diperuntukkan bagi kelompok rentan, seperti pasien rawat inap, penderita penyakit tertentu, lansia, hingga masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian dalam kondisi darurat.

"Meski demikian, seluruh persyaratan administratif tetap harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Sejauh ini, layanan ImmiCare mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak Rumah Sakit. Banyak keluarga pasien merasa sangat terbantu karena pengurusan paspor dapat dilakukan tanpa harus membawa pasien ke Kantor Imigrasi Batam.

"Ke depan, Kantor Imigrasi Batam berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan ImmiCare sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik," komitmennya.

Upaya ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian secara cepat, mudah, dan humanis.


Ditempat yang sama, Ida Maris Siregar mengucapkan terimakasih banyak kepada Imigrasi Batam yang telah membantu dalam pembuatan paspor untuk suaminya yang akan menjalani pengobatan di negara Malaysia.

"Kami sekeluarga sangat bersyukur atas kehadiran petugas Imigrasi Batam yang datang langsung ke tempat kami untuk melakukan pembuatan paspor," kata Ida.

"Terima kasih banyak Imigrasi Batam atas inovasi pelayanan ImmiCare sangat membantu suami saya yang sedang sakit dan tidak dapat datang ke kantor," sambungnya.

Atas inovasi tersebut, keluarga pasien juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Kepala Imigrasi Batam Hajar Aswad beserta dengan petugas Imigrasi atas memberikan pelayanan dengan cepat, ramah dan profesional.

"Semoga layanan ini terus berlanjut dan Imigrasi Batam semakin baik untuk kedepannya," pungkasnya (Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media