Batam, News, Kepri
Egi | Rabu 28 Oct 2026 11:35 WIB | 61
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (foto: Polsek Sei Beduk)
Matakepri.co.id Batam - Warga Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2, Blok F1, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan di dalam kamar kos pada Selasa (27/10/2026). Korban diketahui bernama Sunarti Adian (24), warga asal Lombok yang bekerja di PT Infineon Technologies Batam.
Penemuan jenazah tersebut bermula dari aroma tidak sedap yang tercium dari dalam kamar kos korban. Kondisi itu kemudian diketahui warga dan dilaporkan kepada pihak berwenang.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, korban diduga telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelum ditemukan. Namun, waktu pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian.
Seorang warga setempat bernama Bertus mengatakan, korban sebelumnya sempat mengalami kecelakaan dan menjalani cuti sakit atau medical leave dalam waktu cukup panjang untuk menjalani proses pemulihan.
Petugas kepolisian bersama tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Dipo Patria, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan guna mengungkap penyebab kematian perempuan tersebut.
Menurut Dipo, berdasarkan dugaan sementara, jenazah korban telah berada di dalam kamar kos selama sekitar dua hari sebelum ditemukan.
"Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di TKP dan dugaan sementara mayat sudah berada di kos tersebut selama dua hari," ujar Dipo.
Terkait informasi mengenai dugaan luka tusuk pada tubuh korban yang beredar, Dipo menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan.
"Kalau luka tusuk, masih kami lakukan pemeriksaan," katanya.
Setelah ditemukan, jenazah Sunarti Adian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian serta mengungkap fakta-fakta di balik penemuan jenazah tersebut.(Egi)
Redaktur: ZB