Batam, Hukum & Kriminal
Juliadi | Sabtu 13 Dec 2025 21:37 WIB | 1231
Dua Pelaku pencuri motor laundry, Sabtu (13/12/2025). Foto : Humas Polsek Bengkong
Matakepri.com, Batam -- Dua karyawan sebuah usaha laundry di Kecamatan Bengkong, Batam, harus berurusan dengan polisi setelah nekat membawa kabur sepeda motor operasional tempat mereka baru bekerja. Yang mengejutkan, pelaku berinisial AA (27) dan BH (25) diketahui baru bekerja di lokasi tersebut selama satu hingga dua hari!
Kasus penggelapan ini terungkap setelah pemilik usaha, yang kaget mendapati motor matic warna hitam miliknya raib, langsung melaporkannya ke pihak kepolisian. Motor merek Honda Vario tersebut adalah kendaraan yang digunakan untuk operasional harian Kenangan Laundry di Kelurahan Tanjung Buntung.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra melalui Kanit Reskrim Iptu Apriadi, membenarkan kejadian tersebut.
Barang bukti yang diamankan Polsek Bengkon, Sabtu (13/12/2025). Foto : Humas Polsek Bengkong
“Pelaku ini baru bekerja, ada yang 1 hari dan 2 hari di usaha laundry korban. Mereka ini sudah lama kenal dengan bos laundry itu,” jelas Iptu Apriadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/12/2025) siang.
Meski sudah lama mengenal pemilik usaha, kedatangan mereka sebagai karyawan baru justru dimanfaatkan untuk melancarkan aksi kejahatan.
Setelah menerima laporan, Tim Reskrim Polsek Bengkong yang dipimpin langsung oleh Iptu Apriadi segera melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, kedua pelaku berhasil diidentifikasi dan diburu.
“Jadi, 2 pelaku AA dan BH ditangkap di Tanjung Uncang dinihari tadi,” ungkap Iptu Apriadi.
Saat ini, AA dan BH sudah diamankan di Mapolsek Bengkong dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.
Menyikapi kasus ini, Polsek Bengkong mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik usaha, untuk lebih berhati-hati dalam merekrut dan mempercayai karyawan baru.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga, terutama di tempat usaha. Jangan terlalu cepat percaya kepada karyawan apalagi yang baru bekerja beberapa hari, seperti yang baru saja kami ungkap ini agar tidak terjadi kejadian serupa dikemudian hari,” tutup Iptu Apriadi. (Adi)
Redaktur : ZB