Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri
Egi | Selasa 14 Jul 2026 20:32 WIB | 55
Para pelaku jambret yang diamankan Polsek Nongsa (foto: istimewa)
Matakepri.co.id Batam - Unit Reserse Kriminal Polsek Nongsa berhasil mengungkap kasus penjambretan yang terjadi di kawasan Jalan Hang Nadim, tepatnya di sekitar Bundaran Bandara Hang Nadim, Kota Batam. Dua pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil diamankan polisi pada Senin (13/7/2026).
Kedua pelaku berinisial Indri dan Jimmy ditangkap di sebuah rumah di kawasan Tanjung Piayu setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban dan keterangan saksi di lapangan.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Rayhan Aditya Ramadhan, mengatakan peristiwa itu menimpa seorang perempuan berinisial NNS yang menjadi korban penjambretan saat dalam perjalanan pulang kerja pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat melintas di sekitar Bundaran Bandara Hang Nadim, korban tiba-tiba dihampiri dua orang yang mengendarai sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian merampas tas milik korban sebelum keduanya melarikan diri ke arah Punggur.
“Korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun kehilangan jejak karena pelaku melarikan diri dengan cepat,” kata Rayhan, Selasa (14/7/2026) sore.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menduga Jimmy berperan sebagai pengendara sepeda motor, sedangkan Indri bertindak sebagai pelaku yang merampas tas korban.
Setelah mengumpulkan informasi dan mengidentifikasi keberadaan para pelaku, petugas akhirnya melakukan penangkapan di kawasan Kavling Mawar, Tanjung Piayu. Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui keterlibatan dalam aksi penjambretan tersebut.
“Dua pelaku berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara ini,” ujar Rayhan.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit iPhone 11 warna ungu, sebuah stopwatch merek Joyko warna kuning, serta satu lembar STNK asli. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp24 juta.
Saat ini kedua tersangka telah ditahan di Mapolsek Nongsa untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak kriminal serupa di wilayah Batam (Egi)
Redaktur: ZB