Batam, Ekonomi
Logistik Batam Melejit, Peti Kemas Tumbuh 18%
Juliadi |
Selasa 04 Nov 2025 17:52 WIB
|
3544
BP Batam
Salah satu pelabuhan di Batam
Matakepri.com, Batam -- Transformasi agresif yang didorong oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam menuai hasil konkret. Laporan kinerja logistik periode Januari–September 2025 menunjukkan sektor kepelabuhanan Batam tidak hanya pulih, tetapi melesat, dengan tiga indikator utama, peti kemas, general cargo, dan kunjungan kapal.
Seluruhnya mencatatkan pertumbuhan dua digit secara year-on-year.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan capaian ini adalah validasi atas posisi strategis Pelabuhan Batam dan keberhasilan program efisiensi layanan.
"Pertumbuhan kolosal ini menandai bahwa Batam kini semakin kokoh sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Amsakar.
Data menunjukkan volume total peti kemas mencapai 583.267 TEUs, melonjak 18%. Kenaikan ini didorong oleh beroperasinya Tahap Komersial 2 Terminal Peti Kemas Batu Ampar, yang menyumbang 65% total volume dan tumbuh 24%.
Amsakar merinci, aktivitas impor menunjukkan laju tercepat dengan kenaikan impresif 27% (226.576 TEUs), sejalan dengan peningkatan kebutuhan industri di Batam. Sementara itu, kinerja ekspor juga solid dengan pertumbuhan 19% (216.203 TEUs).
Tak hanya peti kemas, total bongkar muat kargo umum (general cargo) menembus 8,6 juta ton, meningkat 18%. Angka ini didominasi oleh Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Batu Ampar.
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan, Benny Syahroni, menyoroti peningkatan efisiensi yang ditunjukkan oleh data kunjungan kapal. Meskipun jumlah kunjungan kapal barang hanya naik 6% (22.509 call), total bobot kotor (GT) kapal melonjak 11% (39 Juta GT).
"Perbedaan persentase ini adalah indikasi nyata. Pelabuhan Batam kini melayani kapal-kapal yang lebih besar, menunjukkan layanan kita telah memenuhi standar logistik internasional yang menuntut efisiensi skala ekonomi," jelas Syahroni.
Benny Syahroni menambahkan bahwa kunci keberhasilan ini adalah kolaborasi erat.
"Pertumbuhan dua digit ini adalah bukti nyata kinerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP, dan seluruh stakeholder," katanya.
Capaian ini diklaim sejalan dengan komitmen pimpinan BP Batam yang terus mendorong transformasi digital dan efisiensi layanan untuk memperkuat daya saing Batam di kancah regional. (Adi)
Redaktur : ZB
Share on Social Media