Batam

Pansus DPRD Batam Kebut Pengesahan Perda LAM Tahun Ini

Juliadi | Jumat 20 Feb 2026 22:01 WIB | 860

DPRD Batam


Pansus DPRD Batam Kebut Pengesahan Perda LAM Tahun Ini, Kamis (19/2/2026). Foto : Adi


Matakepri.com, Batam -- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam bergerak cepat dalam merampungkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam. Langkah ini diambil untuk memastikan jati diri budaya Melayu memiliki payung hukum yang kuat di tengah pesatnya pembangunan kota.


Setelah menggelar rapat maraton sehari sebelumnya, Pansus kembali duduk bersama Tim Pemerintah Kota Batam di ruang rapat DPRD pada Kamis (19/2/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Yunus, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum LAM Kota Batam.


Dalam keterangannya, Yunus menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembahasan ini dalam waktu dekat.


Ia optimis regulasi ini akan menjadi sejarah baru bagi pelestarian adat di Batam.


“Kami menargetkan Ranperda LAM Kota Batam dapat disahkan tahun ini juga. Pembahasan pasal demi pasal terus kita pertajam bersama Bagian Hukum dan Dinas Kebudayaan agar hasilnya komprehensif,” ujar Yunus.


Ranperda ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan mencakup poin-poin krusial bagi tatanan sosial di Batam, di antaranya:


  1. Sinergi Kelembagaan: Mengatur hubungan harmonis antara LAM dengan Pemerintah Daerah.
  2. Penjagaan Silsilah: Menegaskan hubungan dengan Zuriat Nong Isa sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah Batam.

  3. Harmonisasi Paguyuban: Mempertegas posisi LAM sebagai "Payung Negeri" bagi seluruh paguyuban nusantara yang ada di Batam.


Lebih jauh, Yunus menekankan bahwa Perda ini adalah instrumen untuk memperkuat keberagaman. Meskipun menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu sebagai tuan rumah, semangat yang diusung tetaplah Bhinneka Tunggal Ika.


“LAM adalah payung bagi semua paguyuban. Kita ingin masyarakat bahu-membahu membangun daerah dengan tetap menjunjung tinggi adab dan budaya Melayu. Batam adalah rumah kita, kampung kita yang harus kita jaga kondusivitasnya demi kenyamanan bersama,” tambahnya.


"Dengan hadirnya Perda ini nantinya, diharapkan tidak ada lagi keraguan mengenai peran strategis LAM dalam mendukung pembangunan kota, sekaligus memastikan identitas lokal tetap tegak berdiri di tengah modernitas Batam," pungkasnya. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media