Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri

Heboh, Seorang Pria Ngaku di Rampok

Egi | Rabu 23 Sep 2026 13:23 WIB | 123

Polda/Polres/Ta dan Polsek


Tangkapan layar seorang pria berlumur darah (foto: ist)


Matakepri.co.id Batam - Polsek Bengkong tengah menyelidiki dugaan kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di sebuah toko kelontong di kawasan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (22/9/2026) pagi.


Korban diketahui bernama Rianto Silalahi (40), pemilik toko kelontong di area Simpang 4 Buntung (RT 02/RW 16 Kelurahan Tanjung Buntung). Korban mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam setelah sempat bergulat dengan pelaku yang menyusup masuk ke dalam tokonya sekitar pukul 08.30 WIB.


Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa perkara ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam dan belum bisa disimpulkan sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan (perampokan).


"Kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan. Kami belum bisa memastikannya sebagai tindak perampokan (curas) karena hingga saat ini belum ada barang yang dinyatakan hilang. Namun, yang jelas korban mengalami luka akibat benda tajam," ujar AKP Tigor Dabariba saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).


Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan awal, insiden berdarah ini bermula saat korban sedang tertidur di dalam warung. Pelaku diduga menyusup masuk melalui pintu belakang toko yang saat itu belum terkunci.


Saat terbangun, korban terkejut melihat seorang pria tak dikenal sudah berdiri di samping meja kasir. Korban secara spontan berteriak "maling" untuk meminta pertolongan.


Mendengar teriakan tersebut, pelaku langsung mencabut sebilah pisau dari pinggangnya dan mengayunkannya ke arah korban. Korban berusaha melakukan perlawanan dengan menangkis serangan dan sempat bergulat sengit dengan pelaku. Dalam perkelahian tersebut, korban jatuh terjerembet hingga mengalami luka-luka, sementara pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.


Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan medis serta menjalani visum. Namun, hingga kini korban belum membuat laporan.


Mengenai identifikasi pelaku, Kapolsek mengungkapkan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman.


"Sedang pendalaman untukĀ  memastikan identitas pelaku, motif keberadaannya, serta apakah ada unsur pencurian dengan kekerasan atau motif lainnya," pungkasnya.


Saat ini, personel Reskrim Polsek Bengkong masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti petunjuk guna memburu pelaku penganiayaan tersebut.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media