Batam, Kesehatan
Juliadi | Senin 02 Feb 2026 17:42 WIB | 1017
Sesi konsultasi dokter, kenyamanan pasien, dokter ramah, Sabtu (31/1/2026). Foto : Humas BP Batam
Matakepri.com, Batam -- Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) mengambil langkah progresif dalam melindungi kesehatan anak-anak di Kepulauan Riau. Di saat peringatan nasional Congenital Heart Disease (CHD) Awareness Week baru dijadwalkan pada 7–14 Februari 2026 mendatang, RSBP Batam memilih untuk "mencuri start" dengan menggelar skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) lebih awal pada Sabtu (31/1/2026).
Langkah percepatan ini bukan tanpa alasan. PJB sering kali menjadi "ancaman tersembunyi" karena gejalanya yang kerap tidak terlihat secara kasat mata pada fase awal kehidupan anak.
Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad, Sp.JP(K), mengungkapkan fakta yang cukup mengkhawatirkan. Di Indonesia, angka kejadian kelainan jantung bawaan diperkirakan mencapai 8 kasus dari setiap 1.000 kelahiran hidup.
“Banyak kasus baru terdeteksi setelah timbul keluhan yang berat. Itulah mengapa deteksi dini sangat krusial. Ini bukan sekadar pemeriksaan, tapi upaya menyelamatkan masa depan anak,” tegas dr. Fandi.
Melalui skrining ini, RSBP Batam tidak hanya memberikan pemeriksaan singkat.
Anak-anak yang terindikasi memiliki kelainan akan langsung mendapatkan:
* Pemeriksaan mendalam oleh tim ahli.
* Konsultasi lanjutan dengan dokter spesialis secara terstruktur.
* Layanan kesehatan berkelanjutan sesuai kebutuhan medis.
Meski RSBP Batam berstatus badan usaha yang melakukan aktivitas bisnis, sisi kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.
Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum.
“Kami tetap mengedepankan pelayanan sosial dan promotif kepada masyarakat. Bisnis berjalan, namun misi sosial untuk kesehatan warga Batam adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” ujar dr. Tanto.
Program skrining ini merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung komprehensif RSBP Batam di awal tahun 2026. Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat), RSBP Batam berkomitmen memberikan edukasi sekaligus tindakan medis yang terukur bagi keluarga pasien.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan kesadaran orang tua di Batam meningkat, sehingga kelainan jantung pada anak tidak lagi terlambat ditangani. (Adi)
Redaktur : ZB