Batam, News, Kepri
Egi | Rabu 01 Jul 2026 21:25 WIB | 70
Petugas evakuasi jasad pelajar SMP yang hanyut (foto: istimewa)
Matakepri.co.id Batam - Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) bernama Noval (15) ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras drainase di kawasan Kaliban Trade Center, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Rabu (1/7/2026) sore.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bermain hujan bersama empat rekannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 13.00 WIB korban dan teman-temannya berada di kawasan Gang Mandiri, Kelurahan Kabil, ketika hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Rayhan Aditya menjelaskan bahwa korban diduga kehilangan keseimbangan saat mencoba memasukkan kakinya ke dalam drainase yang sedang dialiri arus deras.
“Korban diduga terpeleset dan langsung terseret arus. Teman-temannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya aliran air membuat korban tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.
Setelah menerima laporan dari warga, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Tanjungpinang, Satpolairud Polresta Barelang, Polsek Nongsa, serta masyarakat setempat langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran drainase.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 17.50 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran drainase kawasan Kaliban Trade Center, sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban hanyut.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk penanganan lebih lanjut.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah ketika hujan deras. Masyarakat juga diminta untuk menjauh dari saluran drainase, sungai, maupun aliran air lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan.(Egi)
Redaktur: ZB