Batam, News, Kepri, Batam
Egi | Kamis 27 Aug 2026 06:47 WIB | 51
Petugas gabungan saat lakukan pencarian (foto: ist)
Matakepri.co.id Batam - Seorang remaja perempuan berinisial NBB (19) yang diduga melompat dari Jembatan 1 Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan, Selasa (25/8/2026).
Pencarian melibatkan personel Polresta Barelang, Polsek Sagulung, Satpolairud Polresta Barelang, Ditpolairud Polda Kepulauan Riau, Basarnas Kota Batam, serta dibantu masyarakat dan nelayan setempat.
Informasi mengenai dugaan percobaan bunuh diri tersebut diterima petugas sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah menerima laporan, aparat kepolisian bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pencarian korban.
Tim gabungan kemudian menyisir perairan di sekitar Jembatan 1 Barelang menggunakan sejumlah perahu. Upaya pencarian itu akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan terdampar di wilayah Pulau Teluk Arah, Kecamatan Sagulung.
Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan segera dievakuasi menuju pesisir Jembatan 1 Barelang untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Sekitar pukul 08.30 WIB, korban berhasil dibawa ke daratan dan langsung dievakuasi ke RS Awal Bros Batu Aji guna menjalani pemeriksaan serta penanganan medis.
Kasat Polairud Polresta Barelang AKP Asril mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut.
"Kami bersama personel Polsek Sagulung, Ditpolairud Polda Kepri, Basarnas, masyarakat dan nelayan segera melakukan pencarian. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.
Selain melakukan pencarian dan evakuasi, polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian secara utuh.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, dugaan korban melompat dari Jembatan 1 Barelang berkaitan dengan pertengkaran yang terjadi sebelumnya antara korban dan salah satu anggota keluarganya. Namun, polisi masih mendalami keterangan para saksi untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Polresta Barelang menegaskan penanganan kasus ini dilakukan dengan mengedepankan respons cepat, koordinasi lintas instansi, dan keselamatan korban sebagai prioritas utama.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila mengetahui adanya situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan seseorang sehingga tindakan pertolongan dapat dilakukan secepat mungkin.(Egi)
Redaktur: ZB