Batam, News, Kepri

Tragedi Perjalanan Doa Bersama, Bus Terguling di Pantai Melur Renggut Satu Nyawa

Egi | Sabtu 20 Jun 2026 15:08 WIB | 88

Polres/Ta dan Polsek
Satlantas


Kondisi bus terguling di Pantai Melur (foto: Satlantas Polresta Barelang)


Matakepri.co.id Batam Kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut rombongan jemaat gereja menuju Pantai Melur, Barelang, Kota Batam, Sabtu (20/6/2026) sekira pukul 10.15 WIB, menelan korban jiwa. Dari tiga penumpang yang sempat terjepit di dalam badan bus saat kendaraan terguling, satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.

Korban merupakan penumpang yang dievakuasi terakhir dari dalam bus. Proses penyelamatan berlangsung cukup sulit karena posisi korban terhimpit bagian badan kendaraan yang terbalik di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan korban sempat mendapatkan penanganan medis setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kecelakaan. Namun nyawanya tidak tertolong saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Embung Fatimah.

"Satu korban yang dievakuasi terakhir meninggal dunia saat berada di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah," ujar Afiditya.

Selain korban meninggal dunia, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda. Sebagian korban mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Rempang Cate sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Embung Fatimah dan Rumah Sakit Graha Hermina untuk perawatan lebih lanjut.

Kecelakaan tersebut terjadi saat bus yang membawa lebih dari 30 lebih jemaat gereja hendak menuju Pantai Melur untuk mengikuti kegiatan doa bersama. Berdasarkan keterangan sementara, kendaraan diduga mengalami gagal fungsi pengereman saat memasuki kawasan wisata tersebut.

Saat rem tidak berfungsi, sopir berusaha menghindari dampak yang lebih besar dengan membanting setir. Namun upaya tersebut membuat bus kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling di sisi jalan.

Peristiwa itu memicu kepanikan para penumpang yang sebagian besar merupakan peserta kegiatan keagamaan. Sejumlah korban terlihat berusaha keluar melalui jendela bus yang pecah, sementara warga dan petugas yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan.

Hingga kini, Satlantas Polresta Barelang masih melakukan pendataan jumlah pasti korban luka maupun korban selamat. Polisi juga masih menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan untuk memastikan dugaan rem blong yang menjadi penyebab awal insiden tersebut.

Kecelakaan ini menjadi perhatian serius mengingat bus membawa puluhan penumpang dan terjadi di jalur wisata yang cukup ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media